Ditanya Merger dengan BNI, Bos Mandiri: Tanya Pak Jokowi

Ditanya Merger dengan BNI, Bos Mandiri: Tanya Pak Jokowi

- detikFinance
Rabu, 11 Feb 2015 18:10 WIB
Ditanya Merger dengan BNI, Bos Mandiri: Tanya Pak Jokowi
Jakarta - Manajemen PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) hingga kini belum memberikan jawaban tegas soal wacana yang dilontarkan pemerintah soal penggabungan atau merger dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengaku, persoalan merger diserahkan kepada pemerintah selaku pemegang saham.

"I don't know, tanya Pak Sofyan Djalil (Menko Perekonomian), Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan), Pak Jokowi (Presiden RI Joko Widodo). Kita tidak mau mendahului pemegang saham," katanya saat ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menjelaskan, wacana merger dua bank BUMN ini memang sedang ramai dibicarakan. Pihaknya pun tidak bisa menjawab secara pasti. Menurutnya, semakin banyak yang bertanya maka wacana itu semakin jauh dari realisasi.

"Makin banyak ditanya makin nggak jadi, kalau terlalu banyak ditanya, diteror, kita nggak kerja-kerja, jadi lebih baik kerja dulu," ucap dia.

Yang paling penting, Budi mengatakan, pihaknya fokus untuk menggenjot kredit dalam rangka pembiayaan infrastruktur.

"Kalau ditanya wartawan gampang jawabnya, kalau ditanya pejabat kan susah, harus bikin paper, dan lain-lain. Mending kerja genjot kredit untuk bangun infrastruktur, listrik jalan," ungkap dia.

Namun begitu, Budi menambahkan, mau tak mau jika pemerintah menugaskan untuk dilakukan merger atas dua bank tersebut, pihaknya hanya bisa menjalani.

"Kalau disuruh ya jalanin, kalau nggak ya nggak," pungkasnya.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads