Sejak akhir 2013 sebuah kelompok hacker sudah mulai menyusupi perbankan di lebih dari 25 negara. Sampai saat ini total uang yang diperkirakan sudah dibobol mencapai US$ 1 miliar (Rp 12 triliun).
Berdasarkan laporan produsen anti virus asal Russia, Kaspersky Lab, serangan gerombolan hacker tersebut masih aktif sampai sekarang. Pelakunya diduga beroperasi dari Russia, Ukraina, Tiongkok, dan beberapa negara Eropa lain.
Bagaimana cara kerja para hacker ini sampai bisa membobol banyak dana dari 100 bank tersebut? Berikut kira-kira gambarannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































