Judi & Gelapkan US$ 65 Juta, 46 Pegawai Bank Cina Ditangkap
Rabu, 02 Feb 2005 11:18 WIB
Jakarta - Pihak berwenang Cina menangkap 46 pegawai Bank BUMN Cina dengan tuduhan penggelapan dana sebesar US$ 65 juta (540 juta Yuan) dan berjudi. Demikian laporan yang dilansir koran Cina seperti dikutip dari AP, Rabu (2/2/2005).Laporan ini dikeluarkan seiring rangkaian skandal penggelapan yang mendera industri perbankan Cina. Industri ini setidaknya sedang dalam pengawasan yang ketat sehubungan dengan rencana bank BUMN Cina yang akan menjual sahamnya untuk pertama kali kepada investor swasta. China Morning Post melaporkan, pencurian di Jilin Construction Bank misalnya, telah dimulai sejak tahun 1999 dan mulai memperlihatkan titik terang pada tahun 2001. Disebutkan, tersangka penggelapan telah ditahan sejak Juli tahun lalu. Namun para pejabat bank itu saat diminta konfirmasinya oleh koran tersebut mengaku tidak tahu menahu soal itu.Uang yang dicuri dari Jilin Bank sebesar US$ 40 juta itu dikabarkan digunakan untuk berjudi di sebuah Kasino di Macau ataupun bertaruh secara ilegal. Uang yang dicuri itu merupakan rekening milik dua perusahaan listrik, agen perkotaan Changchun dan dana perumahan untuk agen kereta api perkotaan. Menurut laporan itu, tiga tersangka yang didentifikasi sebagai penggelap dana itu adalah Zhang Yujie, Liu Kening dan Li Jianping, namun tidak disebutkan apa jabatannya. Dalam kasus yang berbeda, salah satu bank BUMN terbesar yakni Bank of China pada bulan ini mengakui bahwa pemerintah Cina saat ini tengah menyelidiki pencurian sekitar US$ 120 juta dari neracanya.
(qom/)











































