Bank Syariah BUMN Dimerger, RI Mau Kalahkan Negeri Tetangga

Bank Syariah BUMN Dimerger, RI Mau Kalahkan Negeri Tetangga

- detikFinance
Rabu, 18 Feb 2015 13:38 WIB
Bank Syariah BUMN Dimerger, RI Mau Kalahkan Negeri Tetangga
Jakarta - Pemerintah mengkaji wacana pembentukan bank syariah raksasa yang bisa bersaing di pasar global. Caranya dengan menggabungkan bank dan unit syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Nelson Tampubolon mengatakan, rencana tersebut sudah disampaikan oleh Menteri BUMN Rini Soermano kepada OJK.

"Ya, sudah pernah disinggung oleh Ibu Menteri, mengenai pemikiran itu dalam suatu pertemuan dengan OJK," kata Nelson kepada detikFinance, Rabu (18/2/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai suatu ide, itu baik karena semangatnya ingin mempunyai satu bank syariah yang kuat dan berdaya saing, khususnya dalam menghadapi persaingan global," ujarnya.

Rencana ini, kata Nelson, masih butuh diskusi yang lebih mendalam. Diskusi ini harus dilakukan dengan para pihak terkait, mulai dari pemerintah hingga perbankan BUMN yaitu PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Tabungan Negara (BTN).

Saat ini, perbankan BUMN memiliki tiga anak usaha syariah, dan satu unit usaha syariah yang rencananya akan dimerger. Mereka adalah PT Bank Syariah Mandiri, PT BNI Syariah, PT BRI Syariah, dan satu unit usaha syariah BTN.

"Masih perlu diskusi yang lebih mendalam, terutama dengan para pemilik dan pihak-pihak terkait, untuk mencapai format yang optimal. Jadi masih tahap awal," jelasnya.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads