Cadangan Devisa per 31 Januari 2005 mencapai US$ 36,09 miliar
Rabu, 02 Feb 2005 19:23 WIB
Jakarta - Posisi cadangan devisa pada tanggal 31 Januari 2005 mencapai US$ 36,09 miliar atau naik sebesar US$ 57,70 juta dibandingkan posisi minggu sebelumnya. Demikian disampaikan Erwin Riyanto, Deputi Kepala Biro Humas BI dalam siaran persnya di situs BI, Rabu (02/02/2005)."Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh penerimaan migas," jelas Erwin.Sementara itu tambah Erwin, posisi uang primer mencapai Rp 183,75 triliun atau turun sebesar Rp 0,89 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan faktor musiman berupa menurunnya saldo giro bank yang digunakan untuk pembayaran gaji pegawai.Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat turun sebesar Rp 4,47 triliun hingga mencapai Rp 218,25 triliun, terutama disebabkan oleh pembayaran dana alokasi umum (DAU), kupon obligasi pemerintah, serta pembayaran pinjaman luar negeri. Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan dampak ekspansi sebesar Rp 2,85 triliun. Dengan perkembangan di atas, NDA (Net Domestic Asset) dalam minggu ini memberikan pengaruh kontraksi sebesar Rp0,91 triliun sehingga mencapai Rp 11,27 triliun.
(ddn/)











































