Februari Deflasi, Jokowi: Ada Sinyal BI Rate Turun Lagi

Februari Deflasi, Jokowi: Ada Sinyal BI Rate Turun Lagi

- detikFinance
Senin, 02 Mar 2015 20:03 WIB
Februari Deflasi, Jokowi: Ada Sinyal BI Rate Turun Lagi
Jakarta - Hari ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan terjadi deflasi 0,36% di Februari 2015. Kondisi ini bisa memicu penurunan kembali bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate).

Demikian disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Press Room Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2015).

"Saya kira apa yang sudah dilakukan BI, BI Rate itu melonggarkan. Dengan turun terus, deflasi terus, dan sinyal untuk menurunkan lagi ada," jelas Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, kebijakan penetapan BI Rate merupakan wewenang penuh dari Rapat Dewan Gubernur BI. Pemerintah atau pihak mana pun dilarang keras untuk mengintervensi kebijakan moneter tersebut.

Sebelumnya, Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, inflasi sepanjang tahun ini sangat mungkin bisa di bawah 4%.

"Kita sambut baik bahwa tadi diumumkan deflasi 0,3%. BI semakin melihat inflasi Indonesia di tahun 2015 year-on-year akan ada di bawah 4%. Ini perkembangan yang baik," kata Agus di Istana Negara siang tadi.

Namun, lanjut Agus, bukan berarti Indonesia melepas kewaspadaan. Perekonomian global yang masih diliputi ketidakpastian harus disikapi dengan hati-hati.

"Di dunia masih ada risk on-risk off. Karena kondisi AS yang mengalami perbaikan ekonomi, kita harus antisipasi. Ekonomi China ada pelemahan, kita harus antisipasi, maupun harga-harga komoditas," jelasnya.

Oleh karena itu, Agus belum bisa menyebutkan arah kebijakan moneter ke depan. Dia mengaku harus melihat perkembangan berbagai indikator, utamanya inflasi dan transaksi berjalan (current account).

"Sekarang inflasi sudah mengarah pada target bawah. Namun transaksi berjalan masih perlu perhatian karena kita tahu masih berada di kisaran 3% terhadap PDB (Produk Domestik Bruto). Kita harus lihat data capaian," paparnya.

Belum lama ini, BI telah menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate dari 7,75% menjadi 7,5%. Apakah dengan inflasi yang terkendali membuat BI Rate bakal turun lagi?

"Saya tidak bisa komentar, tergantung perkembangan data. Berdasarkan lead indicator," kata Agus.

(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads