Demikian diungkapkan Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin saat acara diskusi Ekosistem Kewirausahaan di Mandiri Club, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (11/3/2015).
"Suku bunga turun 25-50 bps, itu rata-rata untuk semua. Deposito dan kredit. Kemarin sudah rapat, ada yang bulan depan," sebut Budi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan, tahun ini perseroan akan fokus untuk menyalurkan kredit di sektor UMKM yang pertumbuhannya ditargetkan mencapai 20%. Sementara untuk corporate banking ditargetkan bisa tumbuh 10%.
Hingga akhir Desember 2014, kredit yang tersalurkan untuk segmen UMKM tumbuh 13,6% menjadi Rp 73,4 triliun. Bank Mandiri juga ikut menyalurkan pembiayaan khusus dengan skema penjaminan pemerintah, yaitu melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Hingga akhir 2014, jumlah nasabah KUR di Bank Mandiri meningkat 34,0% (year-on-year) menjadi lebih dari 395.000 nasabah dengan limit Rp 18,2 triliun. "Kita siap menyalurkan KUR," ujarnya.
Sektor maritim juga tak luput dari target penyaluran kredit Bank Mandiri. Budi menyebutkan, perseroan menargetkan kredit untuk sektor maritim di atas Rp 10 triliun pada 2015.
"Sektor maritim itu termasuk perusahaan kapal dan pelabuhan. Hampir hampir semua, baik Tbk maupun non Tbk itu debitur kita," kata Budi.
(drk/hds)











































