Selain menanti keputusan RUPS, pengangkatan Tigor juga masih menunggu restu dari regulator terkait. Arwin sendiri sudah melayangkan permintaan pengunduran diri dari jabatannya.
Tigor memulai karirnya bersama Citi Indonesia pada 1995 sebagai Management Associate dan melanjutkan karirnya bersama Citigroup sejak saat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tigor merupakan Indonesia Country Head untuk Institutional Clients Group yang bertanggung jawab terhadap bisnis Wholesale termasuk Treasury, Transaction Service dan juga Corporate dan Investment Banking sejak Februari 2008 hingga Mei 2011.
Setelah itu, Tigor menduduki posisi sebagai Chief Country Office untuk Indonesia. Tigor merupakan lulusan dari University of Virginia, Charlottesville, Amerika Serikat dengan double major di Finance dan Accounting.
"Tigor merupakan seorang bankir karir yang memiliki pengalaman operasional yang sangat luas. Saya kagum dengan masa kerja yang panjang dan loyalitas yang dia tunjukkan terhadap perusahaan sebelumnya yang saya harapkan akan dia lakukan juga dengan CIMB Niaga dan CIMB Group," kata Presiden Komisaris CIMB Niaga, Datoโ Sri Nazir Razak, dalam siaran pers, Jumat (13/3/2015),
Arwin Rasyid akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Direktur CIMB Niaga sesudah RUPS pada 10 April 2015. Untuk sementara, D. James Rompas, Wakil Presiden Direktur CIMB Niaga akan bertindak sebagai Pelaksana Tugas Presiden Direktur sampai semua persetujuan bagi Tigor diperoleh.
"Memiliki pemimpin sekaliber Tigor akan semakin memperkuat komitmen CIMB untuk membangun bisnisnya di Indonesia, yang merupakan bagian tak terpisahkan sebagai yang terdepan di dalam perbankan ASEAN," tambah Razak.
(ang/dnl)











































