Bank Besar Paling Kelimpungan Terapkan Chip pada Kartu ATM

Bank Besar Paling Kelimpungan Terapkan Chip pada Kartu ATM

- detikFinance
Kamis, 26 Mar 2015 10:14 WIB
Bank Besar Paling Kelimpungan Terapkan Chip pada Kartu ATM
Foto: Reuters
Jakarta - Bank besar mendapat posisi paling sulit dalam menjalankan instruksi Bank Indonesia (BI) yang mewajibkan pemasangan chip pada kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM)/Debet pada 2016. Alasannya adalah jumlah kartu yang sudah diterbitkan sangat banyak.

Misalnya untuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dengan jumlah nasabah pemilik kartu mencapai 40 juta. Tentunya tidak akan cukup waktu bila direalisasikan sesuai rencana.

"BRI yang nasabahnya sampai 40 juta, nggak akan cukup waktunya," kata Ketua Umum Asosiasi Pembayaran Indonesia (ASPI) Darmadi Sutanto kepada detikFinance, Kamis (26/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan bank-bank kecil yang jumlah nasabah dan kartu yang diterbitkan lebih sedikit. Bahkan hanya mencapai kisaran ratusan ribu. Sehingga waktu migrasi kartu bisa lebih.

"Bank-bank kecil dengan jumlah nasabahnya yang sedikit harusnya tak sulit," jelasnya

Masalah selanjutnya yang memberatkan adalah sisi investasi. Bila waktunya mepet, maka setidaknya dana harus disediakan bank untuk membeli atau menyewa mesin percetakan dan membayar jasa distribusi.

"Investasi kalau semuanya harus berbarengan kan kartu harus diganti sekaligus kan menjadi beban cost pada bank saat itu," ujar Darmadi.

(mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads