Misalnya untuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dengan jumlah nasabah pemilik kartu mencapai 40 juta. Tentunya tidak akan cukup waktu bila direalisasikan sesuai rencana.
"BRI yang nasabahnya sampai 40 juta, nggak akan cukup waktunya," kata Ketua Umum Asosiasi Pembayaran Indonesia (ASPI) Darmadi Sutanto kepada detikFinance, Kamis (26/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bank-bank kecil dengan jumlah nasabahnya yang sedikit harusnya tak sulit," jelasnya
Masalah selanjutnya yang memberatkan adalah sisi investasi. Bila waktunya mepet, maka setidaknya dana harus disediakan bank untuk membeli atau menyewa mesin percetakan dan membayar jasa distribusi.
"Investasi kalau semuanya harus berbarengan kan kartu harus diganti sekaligus kan menjadi beban cost pada bank saat itu," ujar Darmadi.
(mkl/ang)











































