Bank Tak Sanggup Pasang Chip di Semua Kartu ATM Tahun Depan, Ini Solusinya

Bank Tak Sanggup Pasang Chip di Semua Kartu ATM Tahun Depan, Ini Solusinya

- detikFinance
Kamis, 26 Mar 2015 11:28 WIB
Bank Tak Sanggup Pasang Chip di Semua Kartu ATM Tahun Depan, Ini Solusinya
Jakarta - Rencana Bank Indonesia (BI) mengimplementasikan chip di semua kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM)/debet pada 2016 cukup sulit. Pasalnya, bank yang mengaku tidak sanggup dengan jangka waktu kurang dari satu tahun.

Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menawarkan agar mekanismenya sedikit diubah. Caranya bukan mewajibkan kartu chip digunakan serentak pada awal 2016, tapi dimulai saja dengan penerbitan kartu chip.

"Tanggal 1 Januari 2016 untuk kartu yang baru dikeluarkan itu sudah harus chip," ungkap Ketua Umum ASPI Darmadi Sutanto kepada detikFinance, Kamis (26/3/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemasangan chip juga berlaku untuk kartu yang sudah melewati batas waktu penggunaan. Ketika nasabah meminta penggantian kartu ke kantor cabang, maka harus diberikan kartu baru dengan chip

"Jadi yang expired itu ketika dikeluarkan yang baru sudah tersedia chip di dalamnya," jelasnya.

Perbankan juga akan lebih mudah untuk fokus pada upgrade atau pembaharuan mesin ATM dan Electronic Data capture (EDC). Di samping juga memberikan edukasi kepada nasabah tentang penggunaan kartu.

"Dibandingkan harus semuanya langung berubah. Jadi sistemnya dibuat berevolusi. Biar terlambat sedikit tapi semuanya berjalan dengan baik," tegas Darmanto.

Melihat jumlah kartu yang mencapai 95 juta, maka diperkirakan membutuhkan waktu sampai dengan lima tahun ke depan. Alhasil pada 2020, semua kartu sudah migrasi dari pita magnetik ke chip.

(mkl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads