Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memulai roadshow pertama dari peluncuran program layanan keuangan tanpa kantor cabang atau dikenal dengan nama Laku Pandai di Jayapura, Papua. Acara berlangsung meriah, dihadiri oleh ratusan warga setempat.
Lokasi yang dipilih untuk roadshow adalah halaman parkir dari salah satu Sekolah Dasar (SD) di Dok V Bawah, Jayapura. Halaman parkir ini dipasangi tenda, panggung, dan beberapa fasilitas untuk memeriahkan acara.
OJK menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan keagenan BRILink. BRI telah memiliki 450 agen (per Februari 2015) dengan total transaksi sebesar 88.037 kali dan volume Rp 18,2 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita telah melakukan peluncuran secara nasional kemarin di Jakarta. Hari ini kita mulai ke daerah yang dimulai dari Jayapuran," ungkap Muliaman dalam sambutannya, Jumat (27/3/2015).
Ada 4 bank yang mengawali tahap awal layanan, yaitu BRI, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN). Target tahun ini akan direkrut 128.039 agen.
Muliaman mengharapkan bantuan Pemda dalam mendorong layanan ini. Apalagi bisa sekaligus menjadi mitra kerja sama.
"Diharapkan pemda tingkat I dan II menjadi mitra kita untuk menggalakan layanan Laku Pandai ini. Agar masyarakat bisa semakin banyak menabung, layanan kredit untuk UMKM bisa lebih besar," jelasnya.
Dirut BRI Asmawi menambahkan pemilihan Jayapura sebagai area roadshow karena memang animo yang luar biasa. Untuk agen, rata-rata pertumbuhan daerah lain hanya sekitar 24%. Tapi Papua bisa mencapai 60% dengan porsi terbesar di Jayapura.
"Jayapura adalah yang paling serius menanggapi Laku Pandai," ujar Asmawi.
Produk yang disediakan Laku Pandai adalah:
- Tabungan dengan karakteristik Basic Saving Account (BSA).
- Kredit/pembiayaan kepada nasabah mikro.
- Produk keuangan lainnya seperti asuransi mikro.
Tabungan yang memiliki karakteristik BSA antara lain:
- Tanpa batas minimum, baik untuk saldo maupun transaksi setor tunai.
- Batas maksimum saldo dan transaksi pendebetan rekening (antara lain tarik tunai) ditetapkan oleh bank, namun kedua batas tersebut tidak boleh melebihi batas yang ditetapkan di Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), yaitu untuk saldo setiap saat maksimum Rp 20 juta dan untuk transaksi debet kumulatif selama sebulan maksimum Rp 5 juta.
- Tanpa biaya administrasi bulanan dan tidak dikenakan biaya untuk pembukaan dan penutupan rekening, dan transaksi pengkreditan rekening (antara lain setor tunai).
Dengan tabungan berkarakteristik BSA itu maka:
- Masyarakat dapat menyimpan uangnya di bank tanpa khawatir saldo tabungannya berkurang karena biaya administrasi rekening. Bahkan tetap memperoleh bunga tabungan dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
- Masyarakat dapat melakukan transaksi tanpa harus ke lokasi kantor bank. Cukup mengunjungi lokasi agen Laku Pandai yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya.
Program Laku Pandai akan mulai dijalankan oleh 4 bank yaitu BRI di Jayapura pada 27 Maret 2015, Bank Mandiri di Gowa (Sulawesi Selatan) 28 Maret 2015, BTPN pada 30 Maret 2015, dan BCA di Grobogan (Jawa Tengah) pada 6 April 2015.











































