Presiden Direktur Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) Legowo Kusumonegoro, minimnya tingkat pemahaman dan ketertarikan masyarakat soal investasi terlihat dari jumlah investor.
Saat ini, jumlah investor di pasar modal masih sangat minim, belum mencapai hingga 500.000 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Causewaybay, Hong Kong, Jumat (27/3/2015).
Padahal, Legowo menyebutkan, tingkat inflasi terus meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut diikuti dengan semakin melambungnya biaya hidup seperti dana pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Sementara menyimpan uang di bank, bunga yang didapat sangat rendah.
"Kalau hanya nabung nggak akan cukup, inflasi saja setiap tahun naik, tahun ini 7%, biaya sekolah kenaikannya 20-30%, biaya kesehatan larinya kenceng banget, jadi kalau cuma nabung nggak kekejar," jelas dia.
Untuk itu, kata dia, perlu edukasi keuangan yang intensif kepada masyarakat agar sadar investasi. Hal ini untuk membuat masa depan lebih terjamin.
"Jadi bagaimana bukan hanya literasi tapi financial inclusion, bukan hanya melek tapi investasi, ini menjadi salah satu yang di appreciate Manulife. Kita hadir di warung kopi, kampus, kantor-kantor, datangi mereka untuk kasih pemahaman soal investasi," imbuh Legowo.
(drk/ang)











































