Layanan perbankan tanpa kantor atau dikenal dengan program Laku Pandai yang diluncurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memudahkan masyarakat untuk menabung di bank. Khususnya yang berada di pelosok daerah.
Adalah Naharia yang ikut menerima manfaatnya. Sehari-harinya Ia menjadi penjual bawang di Pasar Burung- Burung, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Naharia selama ini mengaku kesulitan untuk datang ke bank. Meski sudah memiliki nomor rekening. Tapi karena jarak dari rumah ke kota cukup jauh, Ia jarang ke bank. Dalam seminggu hanya tiga kali ke kota. Itu pun sudah disibukkan dengan berjualan di pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekarang, dengan agen bank yang juga ada di pasar, Naharia mengaku lebih efisien dari sisi waktu. Hanya cukup datang ke agen di pasar tersebut, memberikan setoran dan uang sudah tercatat di Bank Mandiri.
"Bisa lebih sering menabung nanti," imbuhnya.
Nasabah lainnya adalah Nursamsi DG Ngimi, yang merupakan pedagang keliling. Ia mengaku sangat sibuk setiap harinya, karena harus berkeliling kampung menjajakan dagangannya.
"Tidak ada waktu buat ke bank. Sibuk keliling, saya bawa mobil sendiri, jualan sendiri. Jadi susah," kata Nursamsi pada kesempatan yang sama.
Lokasi yang pasti didatanginya adalah Pasar. Sehingga Ia kemudian menggunakan layanan bank tanpa kantor dari Bank Mandiri. "Kalau begini kan cepat, tinggal kasih uang saja pakai ponsel selesai," imbuhnya.
Selain setoran, layanan ini juga bisa memberikan fasilitas tarik tunai, transfer, bayar tagihan air, listrik, telepon dan pembelian pulsa dan listrik.
(mkl/rrd)










































