OJK Gandeng Kepolisian Selidiki Bangkitnya MMM Indonesia

OJK Gandeng Kepolisian Selidiki Bangkitnya MMM Indonesia

- detikFinance
Selasa, 31 Mar 2015 13:12 WIB
OJK Gandeng Kepolisian Selidiki Bangkitnya MMM Indonesia
Jakarta -

Skema permainan uang MMM Indonesia kini bangkit lagi setelah kolaps di akhir 2014 lalu. Tak tanggung-tanggung, Mavrodi Mondial Moneybook, atau di Indonesia dikenal dengan Manusia Membantu Manusia ini sampai gencar beriklan di media massa, mulai dari koran hingga televisi.

Padahal, skema permainan uang ini tidak punya izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad, mengatakan OJK sedang menyelidiki keberadaan MMM ini.

"Kita sedang pelajari, kan kita punya Satgas Waspada Investasi. Jadi kita sedang kaji, bersama kepolisian dan penegak hukum dan pakar untuk melihat," kata Muliaman usai pidato di Enhanching Financial Inclusion through Islamic Finance, Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (31/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu kita akan follow up lah kalau ada hal-hal yang perlu di follow up. Apakah sudah ada pelanggaran hukum atau tidak," tambahnya.

OJK sendiri sebelumnya sudah menyatakan MMM ilegal karena tidak punya izin untuk melakukan perputaran uang, baik itu menghimpun atau mengedarkan di antara sesama anggotanya.

OJK masih akan memeriksa apakah MMM dapat izin dari instansi lain, seperti misalnya Kementerian Perdagangan atau Kementerian Koperasi dan UKM.

"Yang penting jangan ada penyalahgunaan izin. Izinnya apa tapi realitanya ngapain. Siapa pemberi izin, praktiknya sesuai nggak dengan izinnya, ini yang sedang kita teliti, apakah ada aspek implikasi hukumnya," ujar Muliaman.

Tahun lalu skema permainan MMM ini sempat bermasalah karena sudah tidak banyak orang yang menyetor uang, sementara para anggota yang menanti setoran uang sudah terlalu banyak.

Waktu itu, MMM hanya bertahan sekitar dua tahun saja. Lalu MMM yang sekarang ini bisa bertahan sampai kapan?

Masih belum paham dengan cara kerja MMM alias ponzi atau piramida? Cek di berita ini.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads