Tantangan Buat Bank Syariah: Orang RI Rasional Soal Uang

Tantangan Buat Bank Syariah: Orang RI Rasional Soal Uang

- detikFinance
Selasa, 14 Apr 2015 13:03 WIB
Tantangan Buat Bank Syariah: Orang RI Rasional Soal Uang
Ilustrasi (Reuters)
Jakarta - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui bahwa tidak mudah untuk mendorong perbankan syariah ke tengah masyarakat. Cara paling ampuh adalah melalui pendekatan rasional, bukan emosional.

"Ini tidak mudah karena ketika orang membuka account di bank pertanyaanya simpel. Aman atau nggak? Return-nya bagus atau nggak? Very rational," ungkap Bambang dalam Seminar Nasional Ekonomi Syariah di Gedung Djuanda, komplek Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Bila melalui pendekatan emosional, maka akan timbul batasan-batasan pengguna sistem keuangan syariah dari sisi sosial. Sementara bila dengan pendekatan rasional, maka masyarakat akan lebih cepat untuk mengerti soal keuangan syariah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meski di islamic finance ada sisi emosional, tapi kalau sudah urusan uang semua orang akan menjadi rasional. Tidak akan ada berbicara soal emosional lagi. Di Indonesia, orang masih rasional soal uang," jelas Bambang.

Oleh karena itu, tambah Bambang, bank syariah harus mampu membuat orang Indonesia yang rasional menjadi tertarik. Caranya adalah dengan manajemen yang baik dan inovasi produk.

"Untuk bisa menyentuh yang rasional, maka harus dituntaskan dengan kinerja, manajemen bagus, dan inovasi produk sebagai banker," ujar Bambang.

(mkl/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads