Si Cantik Penyerang Presiden Bank Eropa Pernah Topless di Katedral

Si Cantik Penyerang Presiden Bank Eropa Pernah Topless di Katedral

- detikFinance
Jumat, 17 Apr 2015 13:55 WIB
Si Cantik Penyerang Presiden Bank Eropa Pernah Topless di Katedral
Josephine Witt sebelum sidang di pengadilan Cologne, Jerman (Foto: CNBC)
Mainz -

Gubernur Bank Sentral Eropa alias Europan Central Bank (ECB) Mario Draghi diserang oleh aktivis cantik asal Jerman saat konferensi pers bulanan. Penyerangnya ini dikenal sering demo dengan cara yang unik.

Wanita bernama Josephine Witt ini tergabung dalam aktivis perempuan FEMEN sebuah kelompok feminis ekstrem yang didirikan di Ukraina pada 2008 dan sekarang bermarkas di Paris.

Organisasi ini dengan mudah mendapat perhatian media massa karena sering mengorganisir protes dengan cara kontroversial, salah satunya dengan tampil setengah bugil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Topik yang diprotes pun selalu sensitif, mulai dari soal seks, lembaga keagamaan, seksisme, hingga masalah sosial lain. Nah, wanita berumur 21 tahun ini pernah ditangkap dan didenda hingga US$ 1.500 (Rp 20 juta) karena aksi protesnya.

Seperti dikutip dari CNBC, Jumat (17/4/2015), Witt ditangkap gara-gara berdemo saat misa digelar di Katredal Cologne, Jerman, pada akhir Desember lalu.

Pada waktu itu, Witt bertelanjang dada sambil menorehkan tulisan 'I AM GOD' yang artinya 'Saya Ini Tuhan' di perutnya memakai tinta hitam.

Aksi protes ini langsung menjadi berita utama di banyak media massa Jerman. Aksi ini tak berlangsung lama karena pihak gereja langsung meringkus Witt.

Witt juga mendapat tamparan di muka oleh salah satu jemaat yang hadir dalam misa. Pihak kepolisian pun meringkus Witt dan menjadwalkan sidang pengadilan tak lama setelah itu.

"Ini merupakan masalah yang serius terhadap gereja, dan kami berharap pengadilan mengerti akan hal itu," Norbert Feldhoff, perwakilan gereja yang hadir saat sidang.

"Banyak anak-anak yang hadir saat misa menjadi trauma gara-gara aksi protesnya. Para orang tua juga protes atas efek psikologis yang mungkin terjadi ke anak-anak mereka," ujarnya.

Kasus ini berakhir dengan Witt didenda dan dilarang melakukan aksi protes dalam jangka waktu tertentu.

"Saya tidak berniat menyindir orang lain (dengan aksi protes). Yesus saja bertelanjang dada di atas salib," ujar Witt.

Ingin melihat aksi Witt menyerang Mario Draghi? Lihat di berita ini.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads