Perbankan Akan Tertekan Naiknya Tingkat Suku Bunga

Perbankan Akan Tertekan Naiknya Tingkat Suku Bunga

- detikFinance
Senin, 14 Feb 2005 18:44 WIB
Jakarta - Rencana kenaikan suku bunga oleh Bank Indonesia menyusul kenaikan suku bunga The Fed dipastikan akan memberikan tekanan pada perbankan meskipun lembaga rating seperti Fitch telah menaikan rating bank-bank di Indonesia.Sebelumnya lembaga pemeringkat Fitch telah menaikan rating 10 bank utama di Indonesia. Dimana delapan bank ratingnya naik dari B+ ke BB- yakni BRI, Bank Mandiri, BCA, Bank Danamon, Bank NISP, Bank Buana, BII dan BNI.Sementara dua bank yakni Bank Niaga dan Bank Permata dinaikan ratingnya dari yang semula D/E menjadi D.Knaikan rating perbankan di Indonesia ini sebagai dampakan kenaikan rating pemerintah Indonesia dalam hal utang jangka panjang baik luar negeri maupun domestik dari B+ menjadi BB- atau tiga not menuju investment grade. Sedangkan untuk utang jangka pendek naik ke posisi B karena kondisi politik dalam negeru sudah stabil dan perekonomian sudah semakin membaik."Kenaikan rating ini memberikan bukti adanya kepercayaan bahwa sektor keuangan Indonesia mulai bangkit setelah adanya krisis keuangan Asia pada 1997-1998," demikian AFP, Senin (14/2/2005).Disebutkan pula bahwa bencana alama gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Aceh dan merenggut nyawa hingga 232.000 orang ternyata memberikan dampak yang tidak terlalu besar pada sistem perbankan.Meski demikian, kata Michael Chamber kepada peneliti CLSA Indonesia menyebutkan bahwa tingkat suku bunga yang diperkirakan akan berada di kisaran 7,4 persen pada tahun ini akan memberikan dampak pada kenaikan inflasi. Apalagi ada rencana pemerintah untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).Menurutnya dengan adanya kenaikan tingkat suku bunga dan kenaikan tingkat inflasi yang pada Januari 2005 ini tercatat 7,32 persen (year on year) maka akan berdampak pada meningkatnnya kredit macet (NPL/Non Performing Loans). (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads