Saat ini, jumlah kartu kredit bank berkode BNLI itu mencapai 600.000 dengan nilai transaksi dalam 3 bulan pertama telah melebihi Rp 2 triliun.
"Total dalam setahun volume, jumlah kartu, dan nilai transaksi bisa naik 15-20%, kerjasama dengan Garuda itu effort kita, nasabah yang gemar travel makin lama makin banyak," ujar Direktur Retail Permata Bank Biantoro Surodjo saat konferensi pers di Restoran Kembang Goela, Jakarta, Senin (11/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penggunaan utama kartu kredit untuk travel, belanja, paling besar payment. Bisa bayar tiket Garuda, bunga 0%. Nasabah yang membeli program ini, bisa bayar dicicil, sampai 12 bulan. Biasanya kan bunganya 2,95%," jelas dia.
Biantoro mengaku, selama ini angka kredit macet kartu kredit Permata Bank rendah. Secara keseluruhan, kredit macet penyaluran kredit Permata Bank secara gross berada di level 1,6% dan NPL netto di angka 1%.
"Kalau Permata Bank NPL gross 1,6% dan net 1%," tandasnya.
(drk/ang)











































