Konsolidasi perbankan ini sudah dilakukan terlebih dahulu oleh bank-bank lain di negara ASEAN. Konsolidasi ini dilakukan untuk memperkuat posisi bank nasional di ajang pasar bebas ASEAN
"Kita mendukung konsolidasi, jika kita ada 118 bank, itu kan kecil-kecil, baiknya konsolidasi. Bank-bank lain juga mulai konsolidasi, kita juga kalau bisa konsolidasi akan sehat, semua perbankan harus mempersiapkan, jika ada bank yang mau masuk kita bisa mempersiapkan," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo di acara seminar ekonomi Strategi Mewujudkan Arsitektur Sistem Keuangan dan Perbankan Nasional yang Tangguh, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (13/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menjelaskan, dengan masuk menjadi QAB, perbankan nasional akan diperlakukan 'istimewa' di pasar bebas ASEAN. Perbankan Indonesia di luar negeri bisa diperlakukan sebagai bank nasional bukan bank asing.
"Perlu dibedakan bank asing dan nasional, nanti ada QAB, nanti yang masuk kriteria bisa bank-bank dari Malaysia, Singapura, Thailand, nantinya kita memperlakukan mereka seperti nasional bank, begitu pun sebaliknya, kita di sana," jelas dia.
(drk/ang)











































