Menkeu: Ditjen LK Dihapus dari Depkeu, Masuk Bapepam
Rabu, 16 Feb 2005 10:58 WIB
Jakarta - Menkeu Jusuf Anwar menjelaskan, dalam merger Bapepam dan Ditjen Lembaga Keuangan (LK), nantinya yang akan menjadi induk adalah Bapepam. Ditjen LK justru nantinya akan dihilangkan dari struktur Depkeu. Selanjutnya seluruh kewenangan Ditjen LK akan dialihkan ke Bapepam. Dengan demikian Bepapam nantinya tidak hanya mengurusi pasar modal tapi juga asuransi dan dana pensiun yang semula di bawah kewenangan Ditjen LK. "Ditjen LK yang dilebur ke dalam Bapepam. Saat ini masih dikaji MenPAN. Nantinya Bapepam yang dipertahankan ini juga mengawasi asuransi dan dana pensiun," kata Menkeu ddalam pembukan Munas AEI di Hotel Grand Hyat, Jakarta, Rabu (16/2/2005)Menurut Menkeu, pembentukan Bepapam yang baru tersebut tidak perlu melalui UU atau persetujuan DPR, namun cukup dengan keputusan presiden. Diharapkan dalam waktu dekat ini pembentukan struktur Bapepam yang baru bisa terealisir.Menkeu juga menegaskan, untuk pembentukan otoritas jasa keuangan (OJK) belum akan dilakukan karena masih mempunyai waktu hingga tahun 2010. "Jadi sebelum dibentuk OJK, Bapepam ini dipersiapkan dulu kesana ," ujarnya.Diharapkan, setelah terbentuknya struktur Bapepam yang baru, badan pengawas jasa keuangan bisa dibentuk untuk mempermudah OJK dalam rangka tatanan organisasi yang lebih efisien. Cross Trading SingapuraPada kesempatan tersebut Menkeu juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat perusahaan-perusahaan di Indonesia maupun pelaku pasar modal bisa melakukan cross trading dan cross listing dengan Singapura dan negara Asean lainnya. Namun menurut Menkeu, yang paling memungkinkan adalah pelaksanaan cross trading, dimana para pialang di Indonesia bisa melakukan perdagangan di Singapura yang membuat likuiditas perdagangan saham meningkat. Menkeu berharap pembentukan indeks Asean bisa memicu perkembangan perusahaan publik di Indonesia menjadi lebih baik lagi.Saat ini ada sekitar 400 perusahaan publik yang tergabung dalam AEI (Asosiasi Emiten Indonesia), dimana perusahaan-perusahaan ini diharapkan mengikuti trend ekonomi dunia dan tidak takut terhadap regionalisasi dan globalisasi. "Jangan melawan trend. Justru regionalisaai dan globalisasi harus dilihat sebagai opportunity," tukas Menkeu.Mengenai penunjukan Ketua Bapepam, Menkeu mengatakan saat ini 3 nama sudah ada di tangan Presiden. "Karena presiden sedang sibuk, jadi saya belum tahu kapan akan diumumkan," tandasnya.Tiga nama yang disebut-sebut menjadi calon Ketua Bapepam adalah Agus Muhammad (Sekjen Depkeu), Freddy R Saragih (Kabiro Bapepam) dan Ditjen LK Darmin Nasution.
(qom/)











































