Laba Bersih BCA Naik 40 % 2004
Rabu, 16 Feb 2005 11:26 WIB
Jakarta - PT BCA tbk mencatat laba bersih tahun 2004 yang belum diaudit sebesar Rp 3,15 triliun atau naik 40 persen dibandingkan tahun 2003 yang sekitar Rp 2,4 triliun. Sedangkan laba sebelum pajak tahun 2004 mencapai Rp 4,5 triliun. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Keuangan BCA Jahja Setiaatmadja disela-sela Munas AEI di Hotel Grand Hyat, Jakarta, Rabu (16/2/2005)."Kenaikan laba bersih ini karena meningkatnya kredit dari target semula penyaluran kredit baru sebesar Rp 8 triliun naik menjadi Rp 11 triliun sehingga pendapatan bunga bersih naik yang diikuti dengan meningkatnya laba bersih," urai Jahja.Menurut Jahja, total outstanding kredit tahun 2004 mencapai Rp 40,7 triliun dengan kredit baru yang disalurkan pada tahun lalu mencapai Rp 11 triliun. Penyaluran kredit ini merata untuk sektor korporasi, UKM maupun konsumer.Untuk tahun 1005, BCA memperkirakan peningkatan usaha termasuk laba bersih naik 10-20 persen. Sedangkan kredit baru yang disalurkan diharapkan sebesar Rp 8-10 triliun. "Namun kredit tersebut bisa lebih tinggi jika proyek infrastruktur sudah jalan. Kita sekarang sedang menunggu realisasinya," tegasnya.Namun demikian Jahja menegaskan, BCA tidak menyediakan dana khusus untuk infrastruktur, tapi pembiayaannya akan difokuskan pada tiap sektor seperti jalan tol atau pembangunan bandara. Jahja menjelaskan, meningkatnya kredit tahun 2005 ini diperkirakan akan membuat CAR BCA lebih rendah dibandingkan tahun 2004 yang sebesar 28 persen. Namun BCA akan menjaga CAR 2005 minimal 24 persen.
(qom/)











































