Mantan Direktur PT Pos Jadi Ketua Tim Formatur BARa

Mantan Direktur PT Pos Jadi Ketua Tim Formatur BARa

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 27 Mei 2015 10:20 WIB
Mantan Direktur PT Pos Jadi Ketua Tim Formatur BARa
Foto: Sukatmo Padmosukarso/LinkedIn
Jakarta -

Asosiasi Pengelola Risiko Bank atau Banker Association for Risk Management (BARa) menunjuk Sukatmo Padmosukarso sebagai Ketua Tim Formatur BARa periode 2015-2018 menggantikan Sentot A Sentausa yang telah menjabat dua periode.

Sukatmo adalah Presiden Direktur & Chief Executive Officer PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan mantan Direktur PT Pos Indonesia (Persero).

Pemilihan ketua baru BARa menjadi sangat penting untuk mendukung BARa dalam menjalankan misi memperkuat penerapan manajemen risiko secara komprehensif oleh industri perbankan untuk mendukung stabilitas industri keuangan nasional serta mengantisipasi penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Sukatmo mengatakan, agenda pemilihan ketua BARa ini sangat penting mengingat transaksi dan operasional bank ke depan akan semakin kompleks sehingga meningkatkan risiko kredit, pasar, dan operasional seperti fraud dan gangguan operasional lain.

Hal tersebut juga dibarengi dengan munculnya berbagai ketentuan baru dari regulator yang wajib dipenuhi oleh bank, seperti POJK No.17/POJK.03/2014 dan 18/POJK.03/2014 mengenai pengelolaan risiko dan tata kelola secara terintegrasi.

"Tantangan bisnis perbankan ke depan yang semakin kompleks, baik dari internal maupun eksternal, harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan bankir dalam mengelola risiko sehingga industri perbankan nasional dapat meningkatkan peran percepatan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar dia saat acara Banker Association for Risk Management (BARa) di Menara BTN, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Sukatmo mengungkapkan, salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah fokus pada kolaborasi dengan berbagai asosiasi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) khususnya bidang asuransi kerugian, asuransi jiwa, pembiayaan, dan sekuritas untuk melengkapi manajemen risiko secara terintegrasi oleh industri perbankan, khususnya bank dengan perusahaan anak di berbagai segmen bisnis.

"Ke depan, kami akan meningkatkan kerjasama yang lebih luas dengan berbagai asosiasi terkait jasa keuangan di dalam dan luar negeri," ungkapnya.

Saat ini, kata dia, BARa telah menjalin kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) untuk melaksanakan sertifikasi di bidang manajemen risiko bagi para bankir, baik bankir nasional maupun bankir asing yang bertugas di Indonesia.

Selain itu, bahan elemen kompetensi tersebut sedang dalam proses kerjasama dengan lembaga internasional, agar dalam rangka meningkatkan mutu bahan tersebut sesuai international best practices.

Sukatmo berharap, peran BARa di masa datang akan semakin besar dalam mengatasi tantangan perbankan, terutama menjelang diterapkannya Basel III yang menuntut bank untuk dapat mengelola permodalan dan likuiditas secara lebih ketat.

"Kami juga akan mulai menjajaki bagaimana dapat me-leverage peran BARa dalam rangka mendukung OJK khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni dalam mengelola risiko lembaga keuangan," pungkasnya.

Berikut Susunan Tim Formatur BARa 2015-2018

  • Ketua: Sukatmo Padmosukarso (IIF)
  • Anggota: Eko Budiwiyono (Bank DKI)
  • Anggota: Anthony Brent Elam (BCA)
  • Anggota: Aviliani (Bank Mandiri)
  • Anggota: Satinder Pal Singh Ahluwalia (Bank Danamon)
(Dewi Rachmat Kusuma/Angga Aliya)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads