ATM Bank BUMN Digabung, Biaya Transaksi Jadi Lebih Murah?

ATM Bank BUMN Digabung, Biaya Transaksi Jadi Lebih Murah?

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 29 Mei 2015 17:34 WIB
ATM Bank BUMN Digabung, Biaya Transaksi Jadi Lebih Murah?
Jakarta - Mulai Juni 2015, bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai melakukan uji coba (pilot project) ATM Link, yang merupakan hasil penggabungan atau merger dari 4 bank BUMN yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Setelah digabung, apakah biaya atau fee transaksi jadi lebih murah?

"Terkait biaya transaksi, akan disesuaikan dengan ketentuan bank. Artinya, jika nasabah bank BUMN bertransaksi di ATM Link tersebut, maka akan diberlakukan ketentuan sebagai transaksi on us," ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas kepada detikFinance, Jumat (29/5/2015).

Rohan menjelaskan, pembahasan aspek teknis penggabungan ATM bank-bank BUMN diestimasi akan selesai dalam dua bulan mendatang. Saat ini, bank-bank BUMN telah melakukan sinergi dengan pihak ketiga yang akan mengelola ATM milik bank BUMN.

β€œPilot project penggabungan ATM ini sendiri akan dilakukan pada Juni 2015 dan akan diberi nama ATM Link. Ada pun lokasinya berada di kantor pusat masing-masing bank dan area publik seperti di pusat perbelanjaan maupun rumah sakit dengan jumlah ATM yang dijadikan pilot sekitar 50 unit,” imbuhnya.

(Dewi Rachmat Kusuma/Angga Aliya)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads