Tiga Bank Syariah Minta Izin Buka Layanan Tanpa Kantor Cabang

Tiga Bank Syariah Minta Izin Buka Layanan Tanpa Kantor Cabang

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Senin, 01 Jun 2015 12:28 WIB
Tiga Bank Syariah Minta Izin Buka Layanan Tanpa Kantor Cabang
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tiga perbankan syariah telah mengajukan diri untuk membuka Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

Tiga bank syariah tersebut adalah Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri (BSM), dan Bank BNI Syariah.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Mulya Siregar mengatakan, pengajuan layanan tanpa kantor cabang tiga bank syariah tersebut sudah masuk dalam Rancangan Bisnis Bank (RBB).

"Ada 3 bank syariah dalam RBB, dia sudah memasukkan launching Laku Pandai 2015. Ada Muamalat, BSM, BNI Syariah, mereka berencana melakukan implementasi dari Laku Pandai," kata dia saat konferensi pers di Gedung OJK, Komplek Perkantoran BI, Jakarta, Senin (1/6/2015).

Mulya menjelaskan, saat ini pengajuan layanan tanpa kantor cabang tersebut tengah diproses di OJK. Namun, masing-masing bank belum menjelaskan secara detil soal lokasi dan jumlah layanan kantor cabang tersebut.

"Kita tunggu realisasinya, ini program tidak hanya khusus konvensional tapi syariah juga, 1 agen bisa melayani 1 bank tapi dimungkinkan 2 bank, yang satu konvensional dan satu lagi syariah, timing kapan belum secara detil, tapi itu rencana 2015," jelas Mulya.

Sebelumnya, OJK juga tengah memproses izin tiga bank untuk bisa membuka Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Tiga bank tersebut adalah, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Bukopin Tbk.

OJK juga telah memberikan restu kepada 4 bank untuk mengawali keberadaan program Laku Pandai, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), dan PT Bank Tabungan Pensiun Negara Tbk (BTPN).

Memang, salah satu persyaratan untuk bisa melaksanakan program Laku Pandai antara lain, ketersediaan sarana infrastruktur seperti teknologi informasi yang menjangkau wilayah pelosok.

Selain itu, memiliki sarana kantor cabang sebagian besar wilayah Indonesia, sertai jumlah SDM yang mencukupi.

Secara total akan ada 17 bank yang akan mengikuti program Laku Pandai dalam rangka keuangan inklusif. Diharapkan, program ini akan dimulai di tahun ini.

(Dewi Rachmat Kusuma/Angga Aliya)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads