BI Siapkan Insentif Bagi Bank yang Penuhi Standar API

BI Siapkan Insentif Bagi Bank yang Penuhi Standar API

- detikFinance
Senin, 21 Feb 2005 10:09 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) tengah menyiapkan insentif kepada perbankan yang mampu memenuhi ketentuan dalam arsitektur perbankan Indonesia (API). Namun insentif tersebut masih akan dibicarakan dengan sejumlah instansi di luar BI. Hal ini disampaikan Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan BI Muliaman Hadad disela-sala diskusi Trijaya Network di Hotel Niko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (21/2/2005)."Memang ada pertanyaan kalau perbankan bisa mencapai ketentuan API, dapat insentif apa. Insentif itu sekarang sedang kita siapkan. Cuma, pemberian insentif kadang melibatkan otoritas di luar BI," ujar Muliaman.Muliaman melihat, peta konsolidasi yang diberikan BI lewat arsitektur perbankan Indonesia sudah cukup untuk menjadi acuan meskipun diperlukan adanya pengaturan yang lebih detail. Sementara Dirut BNI Sigit Pramono menanggapi kemungkinan pemberian insentif dari BI itu hanya mengatakan, dari sisi perbankan, saat ini memang diperlukan adanya ketentuan yang jelas. Selain perizinan juga harus dipercepat seperti ketentuan legal merger dan juga ketentuan operasional merger. Menurut Sigit, berdasarkan pengalaman selama ini, legal merger sering membutuhkan waktu yang cukup lama. Belum lagi perizinan terkait dengan penataan lokasi cabang yang berubah setelah dilakukannya merger. "Dari pengalaman Bank Mandiri, ketentuan merger yang dipakai adalah ketentuan sebelum krisis. Sedangkan pasca krisis, tidak ada ketentuan bagaimana suatu bank mesti melakukan restrukturisasi. Jadi keputusan merger atau akuisisi lebih sebagai keputusan pemilik saham dalam hal ini pemerintah," papar Sigit.Oleh karenanya Sigit meminta agar BI untuk memberikan ketentuan yang kondusif seperti perizinan yang cepat. "Tapi tentunya perlu kehati-hatian. Kita juga harus menghormati fungsi BI sebagai regulator dan pengawas perbankan," demikian mantan Dirut BII ini. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads