"Menurut perhitungan kami, kebutuhan uang tunai pada periode ramadan atau Idul Fitri 2015 diperkirakan sebesar Rp 119,1-125,2 triliun. Tahun lalu kita sebesar Rp 124,8 triliun," ujar Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan Departemen Pengelolaan Uang Yudi Harymukti dalam paparan media di Gedung BI, Jakarta, Kamis (25/6/2015).
Ia menjelaskan, beberapa hal yang menyebabkan kenaikan kebutuhan uang tunai terutama disebabkan adanya pembayaran gaji ke 13 PNS, Polri dan TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun untuk sebaran uang tunai periode ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun ini, lanjut dia, masih didominasi oleh wilayah-wilayah di Pulau Jawa.
"Pulau Jawa kecuali Jakarta 32%, Jakarta 29%, dan Pulau Sumatera 20%," pungkas dia.
(dna/ang)











































