Untuk menjaga ketertiban sekaligus mengamankan berlangsungnya penukaran uang, BI meminta bantuan pengamanan dari Polda Metro Jaya hingga 20 personel dari kesatuan Brimob menjaga lokasi penukaran. Para aparat keamanan terlihat bersenjata lengkap.
"Keseluruhan ada satu pleton, ada 20 personel yang kita siagakan di area penukaran dan pengawalan. Ini dilakukan setiap hari dari hari pertama sampai selesai. Dan personelnya diganti setiap harinya," kata Komandan Pleton Brimob Detasemen B Polda Metro Jaya Nana Sukana kepada detikFinance, di Lapangan Monas, Selasa (30/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nana mengungkapkan, hingga saat ini belum ada situasi yang perlu dikhawatirkan dari kegiatan uang receh di Monas. "Antisipasi saja pada hal yang tidak diinginkan, supaya tertib antre orang-orang, kita belum menemukan kejadian yang mencurigakan, masalah yang muncul paling orang nggak mau antre saja," jelas Nana.
Sementara itu di tempat yang sama, Deputi Direktur Pengelolaan Uang BI Sithowati Sandrarini mengungkapkan, pengamanan perlu dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Menurut catatannya, sejak pertama dibuka pada 17 Juni hingga 26 Juni, BI telah menerima penukaran uang dari 2.550 orang.
"Jumlah yang sudah menukar 2.550 orang, kalau per hari transaksinya rata-rata Rp 1,5 miliar," ujar Sithowati.
(hen/hen)











































