Ada Rp 200 Triliun Dana Pekerja yang Dikelola BPJS Ketenagakerjaan

Ada Rp 200 Triliun Dana Pekerja yang Dikelola BPJS Ketenagakerjaan

Wahyu Daniel - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2015 10:24 WIB
Ada Rp 200 Triliun Dana Pekerja yang Dikelola BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta - Sejak 1 Juli 2015, BPJS Ketenagakerjaan beroperasi penuh menggantikan Jamsostek. Ada perubahan pada syarat pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang saat ini jadi perbincangan hangat di masyarakat. Berapa uang pekerja yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan?

Dalam data terakhir BPJS Ketenagakerjaan yang dikutip, Jumat (3/7/2015), hingga Februari 2015, dana pekerja mencapai Rp 200 triliun lebih. Jumlah ini naik dari posisi di akhir 2014 yang mencapai Rp 187 triliun.

Sepanjang 2014 lalu, dana pekerja yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan naik 25,33% dibandingkan 2013. Bagaimana pengelolaan uang tersebut?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum ada data terkini soal alokasi investasi dana pekerja di BPJS Ketenagakerjaan. Namun ada data terakhir di 2014 yang bisa kita lihat. Berikut daftar instrumen investasi yang digunakan BPJS Ketenagakerjaan untuk mengelola dana pekerja senilai Rp 187,02 triliun hingga 2014 lalu.

  • Deposito Rp 53,837 triliun (naik dari 2014 Rp 40,190 triliun)
  • Surat utang Rp 79,52 triliun (naik dari 2014 Rp 64,809 triliun)
  • Saham Rp 37,767 triliun (naik dari 2014 Rp 31,811 triliun)
  • Reksa dana Rp 14,737 triliun (naik dari 2014 Rp 12,011 triliun)
  • Properti Rp 1,118 triliun (naik dari 2014 Rp 358 miliar)
  • Penyertaan modal Rp 42 miliar (turun dari 2014 Rp 45 miliar)
Tahun lalu, BPJS Ketenagakerjaan melaporkan, hasil investasi yang diperolehnya adalah Rp 18,1 triliun, naik 21,75% dibandingkan 2013. Berikut daftar hasil investasi yang diterima BPJS Ketenagakerjaan:

  • Deposito Rp 4,751 triliun (naik dari 2014 Rp 2,714 triliun)
  • Surat utang Rp 6,988 triliun (naik dari 2014 Rp 6,011 triliun)
  • Saham Rp 4,881 (naik dari 2014 Rp 4,868 triliun)
  • Reksa dana Rp 1,362 triliun (naik dari 2014 Rp 1,159 triliun)
  • Properti Rp 128 miliar (naik dari 2014 Rp 123 miliar)
  • Penyertaan modal Rp 3 miliar (naik dari 2014 Rp 1 miliar)
Hingga 2014 lalu, total jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah 11.792.981 orang. Jumlah ini naik dari realisasi di Desember 2013 sebesar 11.059.786 orang.

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads