"Per hari ini Rp 25 miliar di monas dengan 10.700 penukar," ungkap Deputi Gubernur BI Ronald Waas di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu (8/7/2015)
Jenis recehan yang banyak dinikmati oleh masyarakat adalah pecahan Rp 20.000 dan Rp 10.000. Kecenderungan jumlah penukaran hanya berkisar antara Rp 1-2 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses penukaran uang yang diselenggaran oleh BI berlangsung sejak tanggal 15 Juni sampai dengan 15 Juli 2015. BI bekerjasama dengan beberapa bank untuk penukaran ke masyarakat.
Ronald menuturkan, realisasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan periode saat lebaran tahun lalu. Alasannya karena bertepatan dengan pencairan gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan THR.
"Transaksi ini meningkat dibandingkan tahun lalu, karena memang sekarang bertepatan dengan pencairan gaji ke-13 PNS. Jadi mereka langsung tukar saja," katanya.
(mkl/hen)











































