"Kami tawarkan ke China adalah surat utang negara yang untuk bank sentralnya, bukan untuk swasta tapi bank sentralnya. Kenapa? Karena ada beberapa bank sentral yang membeli SUN kami," ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro akhir pekan lalu.
Dalam mekanisme SUN, dikenal tiga jenis investor. Pertama adalah investor swasta dengan tenor jangka pendek, kedua investor swasta dengan tenor jangka panjang, dan ketiga adalah kelompok pemerintah dan bank sentral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tercatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015, total target penerbitan SBN yang ditetapkan sebesar Rp 452,1 triliun.
"Kebutuhan pembiayaan semakin tahun semakin naik, apalagi program visi Presiden harus didukung untuk pembangunan infrastruktur yang membutuhkan dana cukup besar. Dalam kondisi itu perluasan basis investor itu sangat krusial sebetulnya," terang Schneider kepada detikFinance pekan lalu.
(mkl/ang)











































