"Pastilah, mereka kan sekarang kalau bisa double, dalam oke, luar juga oke, kan memperluas investasinya," kata Schneider Siahaan, Direktur Strategis dan Portfolio Utang, Ditjen Pembiayaan dan Pengeloaan Risiko (DJP2R) Kementerian Keuangan kepada detikFinance, Senin (13/7/2015)
Indonesia tetap akan menarik bagi investor. Karena buktinya dari target penerbitan SUN yang sebesar Rp 452,1 triliun pada 2015, sudah berhasil dieksekusi sebanyak 68,1% atau Rp 312,4 triliun per 7 Juli 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Politik yang semakin stabil. Itu keamanan yang juga sudah baik. Itu jadi sebetulnya sumber penarik terutama dari negara lain untuk beli SUN kita. Rating kita kan juga sudah investment grade. Yakinlah kita ini menarik buat mereka," terangnya.
(mkl/ang)











































