"Karena ternyata sudah banyak bank sentral-bank sentral lain yang sudah beli SUN kita gitu. tapi mereka (China) kan belum ada," terang Bambang di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/7/2015)
Padahal cadangan devisa (cadev) yang dimiliki China cukup besar. Per maret 2015, nilainya sebesar US$ 3,73 triliun. Ini akan membantu kebutuhan pembiayaan oleh pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, untuk kelompok Bank Sentral yang selama ini aktif dalam pembelian SBN adalah dari Timur Tengah, Eropa dan beberapa negara lainnya untuk fund long term. Nilainya mencapai Rp 102,3 triliun pada posisi 7 Juli 2015.
(mkl/ang)











































