China Cenderung Beli Surat Utang AS Ketimbang Indonesia

China Cenderung Beli Surat Utang AS Ketimbang Indonesia

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 13 Jul 2015 16:03 WIB
China Cenderung Beli Surat Utang AS Ketimbang Indonesia
Tembok Besar China (Foto: Angga/detikFinance)
Jakarta - China menjadi salah satu negara yang bank sentralnya belum pegang Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan pemerintah Indonesia. Pemerintah pun akhirnya melayangkan penawaran ke negeri tirai bambu.

Kira-kira apa alasan China sampai saat ini belum mau beli surat utang negara (SUN) Indonesia? David Sumual, Ekonom PT Bank BCA Tbk menjelaskan ada beberapa hal yang diperhatikan oleh bank sentral sebelum memilki SBN negara lain. Pertama adalah dari sisi likuiditas.

"Kebanyakan mereka kan ke surat utang AS karena lebih likuid dan pasarnya besar dan sudah develop, market itu sudah bagus di sana. Di kita mungkin soal likuiditas masih belum," ungkapnya kepada detikFinance, Senin (13/7/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua adalah dari sisi keamanan sebuah negara. Ukurannya dapat dilihat dari iklim politik yang kondusif serta kemungkinan terjadinya perperangan yang menganggu stabilitas negara.

"Kedua ya mungkin dari sisi safety," tegasnya

Ketiga adalah pengaruh dari laporan lembaga pemeringkat Internasional. Seperti yang dikeluarkan oleh S&P, Moodys dan Fitch. Untuk AS sekarang posisinya jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

"Investment grade itu adalah semacam prasyarat sebuah negara bila ingin investor masuk ke sana. Kita kan baru dua (lembaga pemeringkat beri investment grade, tinggal satu lagi). Ini mungkin kalau tahun depan di-upgrade jadi investment grade itu China pasti akan sangat berminat," pungkas David.

(mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads