Sementara suku bunga Deposit Facility 5,50% dan Lending Facility pada level 8,00%. Keputusan tersebut sejalan dengan upaya untuk menjaga agar inflasi berada pada kisaran sasaran inflasi 4% plus-minus 1% di 2015 dan 2016.
"Bauran kebijakan Bank Indonesia secara konsisten tetap diarahkan pada upaya menjaga stabilitas makroekonomi, di tengah berlanjutnya ketidakpastian ekonomi global, serta menjaga pertumbuhan ekonomi melalui implementasi kebijakan makroprudensial yang akomodatif," kata Direktur Eksekutif, Tirta Segara, dalam siaran pers, Selasa (14/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BI juga mendukung upaya Pemerintah Pusat dan Daerah untuk mempercepat realisasi anggaran, termasuk proyek-proyek infrastruktur, dan melanjutkan berbagai kebijakan struktural yang menjadi kunci perbaikan prospek ekonomi Indonesia ke depan," ujarnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi global masih memperlihatkan kecenderungan yang bias ke bawah dari perkiraan semula, di tengah pasar keuangan global yang masih diliputi ketidakpastian.
"Di sisi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2015 diprakirakan masih terbatas dan baru akan kembali meningkat pada triwulan III-2015," katanya.
(ang/dnl)











































