Pemerintah RI Jual Surat Utang Rp 18,3 Triliun di Eropa

Wahyu Daniel - detikFinance
Jumat, 24 Jul 2015 10:48 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia kembali menerbitkan surat utang negara (SUN) berdenominasi euro. Nilainya 1,25 miliar euro, atau sekitar Rp 18,3 triliun (1 euro = Rp 14.700).

SUN berseri RIEURO0725 ini merupakan bagian dari program Global Medium Term Notes (GMTN) senilai US$ 30 miliar.

Demikian keterangan dari Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan, Jumat (24/7/2015).

Surat utang ini memiliki tenor atau jangka waktu jatuh tempo 10 tahun. Tingkat kupon adalah 3,375% dan yield (imbal hasil) sebesar 3,555%. Jatuh tempo surat utang ini adalah pada 30 Juli 2025.

Total penawaran yang masuk (total order book) untuk seri RIEUR0725 adalah sebesar 2,4 miliar euro, sehingga terdapat oversubscription sebesar 1,9 kali.

Pendistribusian untuk seri RIEUR0725 adalah 17% untuk investor Inggris Raya, 9% untuk investor Jerman dan Austria, 8% untuk investor Skandinavia dan Swiss, 9% untuk investor Eropa lainnya, 37% untuk investor Amerika Serikat, 13% untuk investor Asia di luar Indonesia, dan 7% untuk investor Indonesia.

Berdasarkan jenis investor, pengalokasian penawaran yang diterima kepada asset managers/fund managers adalah sebesar 66%, bank/private banks 16%, asuransi/dana pensiun 9%, dan bank sentral/sovereign funds 9%.

Republik Indonesia memperoleh rating BBB- (stable) dari Fitch, BB+ (positive) dari S&P, dan Baa3 (stable) dari Moody’s. Joint Lead Managers dan Joint Bookrunners dalam transaksi ini adalah Deutsche Bank, Societe Generale, dan Standard Chartered Bank, serta bertindak sebagai co-Managers adalah PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.

(dnl/ang)