Laba bersih semester pertama tahun ini turun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar yang mencapai Rp 1,48 triliun, atau turun sebesar 16%.
"Kondisi makroekonomi yang menantang pada semester satu tahun 2015 berdampak pada bisnis kami, mengakibatkan turunnya permintaan kredit, kata Direktur Utama Danamon Sng Seow Wah di Menara Danamon, Selasa (28/7/2015).
Pada semester pertama, Danamon merealisasikan kredit sebesar Rp 136,27 triliun, turun 3% dibanding periode sama tahun 2014 sebesar Rp 140,647 triliun.
Sng mengatakan, perseroan saat ini tengah fokus pada peningkatan produktivitas dan penurunan biaya penyaluran kredit.
"Kami juga sedang fokus pada inisiatif cross-selling dan investasi pada segmen bisnis yang sedang berkembang lainnya," ungkap Sng.
(ang/ang)











































