Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar mengatakan, rencana penerbitan obligasi ini akan dibahas dengan Kementerian Keuangan.
"Rp 4-8 triliun. Untuk bandara dan beberapa jalan tol. Tenor 10 tahun," ungkap Deddy di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (30/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahap pertama atau sesi pertama butuh Rp 4,3 triliun. Itu sudah bisa beroperasi," ujar Deddy.
Sementara untuk tol yang akan dibangun adalah Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), kemudian Gedebage-Tasikmalaya, Sukabumi-Ciranjang, Ciranjang-Padalarang.
(dnl/hen)











































