Menurut Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, dengan adanya dana asing yang masih masuk itu memperlihatkan Indonesia masih dipercaya oleh investor asing.
"Kemarin terjadi capital outflow (arus dana keluar) itu banyaknya di equity (pasar modal). Sementara untuk fix income khususnya SBN selama tahun ini sebenarnya portofolio inflows yang masuk ke SBN itu masih cukup besar," ujarnya di Jakarta, Senin (3/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Perry, dengan masuknya dana asing ke SBN ini menunjukkan banyak investor jangka panjang yang masih berminat menyimpan investasinya di Indonesia.
"Kalau yang terkait dengan equity (saham) yang menang karena dampak dari global termasuk juga pelambatan dari ekonomi China. Kita kan melihat dari bagaimana Shanghai stock price yang memang kemudian turun drastis yang memang rembetannya berdampak terhadap harga saham maupun portofolio equity di Indonesia," ujarnya.
(ang/ang)











































