LPS Tutup 2 BPR di Sumatera dan Jawa Tengah

LPS Tutup 2 BPR di Sumatera dan Jawa Tengah

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2015 17:40 WIB
LPS Tutup 2 BPR di Sumatera dan Jawa Tengah
Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat ada 2 Badan Perkreditan Rakyat (BPR) di Sumatera dan Jawa Tengah yang telah ditutup. Penutupan tersebut terkait moral hazard.

"Di kuartal satu ada satu BPR ditutup, di kuartal kedua ada satu BPR juga ditutup, itu BPR kecil yang asetnya kurang dari Rp 10 miliar di Sumatera dan Jateng. Case-nya bukan ekonomi tapi moral hazard internal," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Heru Budiargo usai pertemuan FKSSK, di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Namun, kata dia, secara keseluruhan kondisi perbankan Indonesia saat ini masih terkendali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami lakukan langkah-langkah penjaminan atau resolusi bila diperlukan. Kami lihat saat ini sustainable perbankan khususnya likuiditas baik, industri atau pun individu perbankan, situasinya adalah baik," jelas dia.

Heru menjelaskan, kualitas industri perbankan dalam negeri tidak dalam kondisi yang mengkhawatirkan meskipun terjadi gejolak di perekonomian global.

"Jadi overall nggak ada yang sangat bergejolak di perbankan. Kami juga lakukan stres tes gunakan asumsi yang lebih buruk tapi jelas sekali bahwa resiliensi di perbankan kita lumayan baik. Kualitas industri dan individual perbankan kami nggak lihat ada gejala mengkhawatirkan meski diakui ada tekanan," jelas dia.

Untuk itu, Heru mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir. LPS akan tetap menjamin dana nasabah apabila terjadi kolaps di perbankan tertentu.

"Masyarakat harusnya tenang, karena LPS dalam pantauan kami menjamin yang kurang dari Rp 2 miliar dengan syarat tidak melebihi LPS Rate 7,75%. Dana LPS likuid karena dana besar tapi likuiitas penting kami pastikan itu siap," pungkasnya.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads