Pemerintah Mungkin Tambah Jumlah Penerbitan Obligasi

Pemerintah Mungkin Tambah Jumlah Penerbitan Obligasi

- detikFinance
Jumat, 25 Feb 2005 15:49 WIB
Jakarta - Pemerintah kemungkinan besar akan menambah jumlah penerbitan obligasinya dari sebelumnya direncanakan Rp 43 triliun menjadi Rp 50,1 triliun. Penambahan penerbitan obligasi itu untuk menutup penambahan jumlah belanja negara yang kemungkinan tidak bisa ditutup dari kenaikan pendapatan.Demikian disampaikan Dirjen Perbendaharaan Negara Mulia P Nasution kepada wartawan di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (25/2/2005)."Itu bagian dari excercise kalau ada bagian penambahan jumlah belanja yang tidak bisa ditutup dari kenaikan pendapatan. Implikasinya kita menggali sumber-sumber pembiaryaan termasuk dari obligasi," ungkap Mulia.Diakui Mulia, sumber bertambahnya belanja negara adalah untuk alokasi dana pembangunan kembali Aceh yang diperkirakan rata-rata setahun pemerintah harus mengalokasikan Rp 5 triliun.Ditambahkan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan mekanisme untuk pelaksanaan program pembangunan kembali Aceh yang disesuaikan dengan best practices sebagaimana dikehendaki masyarakat dalam dan luar negeri yang memperhatikan aspek transparansi maupun akuntabilitas. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads