China Pangkas Suku Bunga, Gubernur BI: Ekonominya akan Lebih Baik

China Pangkas Suku Bunga, Gubernur BI: Ekonominya akan Lebih Baik

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 25 Agu 2015 19:36 WIB
China Pangkas Suku Bunga, Gubernur BI: Ekonominya akan Lebih Baik
Jakarta - Bank Sentral China memangkas suku bunga 25 basis poin menjadi 4,6%. Ini untuk kelima kalinya China menurunkan suku bunga sejak November tahun lalu.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pertumbuhan China.

"Kita melihat keunikan daripada pasar keuangan global itu cukup terus kita waspada. Kita melihat policy rate diturunkan dan terjadi perkuatan yuan. Ini mengundang kesan penurunan tingkat bunga di Tiongkok nanti diharapkan membuat pertumbuhan ekonomi Tiongkok lebih baik," ungkapnya di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (25/8/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

China memang diproyeksikan tidak bisa tumbuh di atas 7% pada tahun ini. Sehingga beberapa langkah diupayakan China, khususnya dari sisi moneter.

"Di 2015 ini mungkin ekonomi Tiongkok akan ada di bawah 7%. Seandainya di 2016 semua masih membicarakan tentang ekonomi tiongkok yang bisa 6,3%. Langkah yang diambil otoritas ekonomi Tiongkok kelihat bentuk konsisten untuk jaga pertumbuhan ekonomi di Tiongkok," paparnya.

Agus menuturkan, sebelumnya telah dilakukan langkah devaluasi terhadap mata uang. Tujuannya sama, adalah mendorong ekspor yang merupakan komponen dari pertumbuhan ekonomi.

"Kita lihat kemarin ketika devaluasi tujuannya untuk bisa mengejar ekspor. Seandainya sekarang dilakukan penurunan tingkat bunga itu juga memberikan reaksi optimisme," tegas Agus.

(mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads