SBY Berharap BI dan Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit
Sabtu, 26 Feb 2005 12:24 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengharapkan Bank Indonesia dan perbankan nasional untuk berupaya menurunkan suku bunga kredit. Akan tetapi penurunan suku bunga kredit itu jangan sampai mengganggu stabilitas makro ekonomi, termasuk tetap terkendalinya inflasi. Demikian disampaikan SBY pada saat pencanganan tahun keuangan mikro Indonesia tahun 2005 dan program aksi penanggulanan kemiskinan melalui pemberdayaan UMKM di Pusat Promosi UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (26/2/2005)."Bank Indonesia dan perbankan nasional diharapkan mengupayakan untuk menurunkan suku bunga kredit. Insya Allah dalam waktu dekat bisa terlaksana," kata SBY.Menurut SBY, untuk menopang pertumbuhan ekonomi, selain dengan meningkatkan ekspor, investasi dan menggerakkan sektor rill perlu pula diimbangi dengan penciptaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan. SBY menambahkan, tingkat pengangguran Indonesia yang saat ini 9-10 persen akan diupayakan untuk turun hingga 6 persen. "Kalau saat ini ada 42 juta UMKM, setiap ada tambahan satu tenaga kerja yang terserap, maka UMKM bisa menyerap tenaga kerja 42 juta," ujarnya.Dikatakan, untuk pengembangan UMKM tidak hanya dibutuhkan konsep 4 sehat 5 sempurna yang meliputi sehat karena ada permodalan, adanya manajemen pengelolaan yang baik, SDM yang terlatih dan terdidik, pemasaran yang baik dan kemitraan antara industri besar dan BUMN dengan UMKM.
(qom/)











































