Kuliah Umum Bos IMF di UI: Singgung Majapahit, Ekonomi, Hingga Garuda

Kuliah Umum Bos IMF di UI: Singgung Majapahit, Ekonomi, Hingga Garuda

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2015 15:28 WIB
Kuliah Umum Bos IMF di UI: Singgung Majapahit, Ekonomi, Hingga Garuda
Foto: Dewi/detikFinance
Jakarta - Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde hari ini berkunjung ke Indonesia. Pemberhentian pertama adalah Universitas Indonesia (UI).

Di 'Kampus Kuning' ini Lagarde memberikan kuliah bertajuk 'Poised for Take Off Unleashing Indonesia's Economic Potential'. Ia pun menyemangati para anak muda Indonesia.

"Institusi ini sudah melahirkan banyak pemimpin Indonesia yang membawa demokrasi ke arah yang lebih baik. Seperti mereka yang mengucapkan sumpah pemuda pada 1928 silam," katanya dalam kuliah umum di Universitas Indonesia (UI), Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lagarde mengatakan, saat ini ia melihat semangat yang sama di pemuda Indonesia masa kini. Para agen perubahan ini dipercaya punya peran penting dalam perubahan Indonesia tahap berikutnya.

Ia juga yakin para pemuda ini yang akan membawa ekonomi Indonesia lebih maju dan makin terdepan di panggung internasional.

"Untuk itu, Indonesia perlu melebarkan model pertumbuhan ekonominya, mulai dari manufaktur, agrikultur, dan jasa lainnya. Ini berarti Indonesia harus memaksimalkan sumber daya manusia dan wirausaha untuk menjadi pemain global di banyak sektor," ujarnya.

Ini berarti, lanjut Lagarde, Indonesia harus memperkuat dasar-dasar fundamental ekonomi supaya bisa lebih tangguh.

"Hal ini juga berarti memanfaatkan semangat kerajaan maritim kuno Sriwijaya dan Majapahit yang pernah berjaya, menjangkau dunia dan terlibat langsung," imbuhnya.

Menurut Lagarde, saat ini ekonomi dunia sangat membutuhkan peran Indonesia, dengan jumlah penduduk muda terbesar keempat dunia.

"Bayangkan Garuda, burung mitos yang menjadi lambang negara Anda. Seperti burung ini, saya akan mendorong Anda untuk menyebarkan sayap dan merangkul kesempatan yang ditawarkan dunia," ungkapnya.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads