"Kita nanti lihat pada pembahasan di Rapat Dewan Gubernur bulanan," kata Gubernur BI, Agus Martowardojo, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9/2015)
Inflasi merupakan salah satu indikator bagi BI untuk menetapkan BI Rate yang sekarang masih bertahan di 7,5%. Sejauh ini, menurut Agus, capaian inflasi sejalan dengan target yang diharapkan BI pada akhir tahun, yaitu 4% plus minus 1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengharapkan kerjasama dengan pemerintah dalam mengelola harga barang, khususnya pangan. Kerentanan masih memang masih terlihat pada harga daging sapi, ayam, cabai rawit, dan lainnya.
"Kita ke depan juga perlu memperhatikan harga pangan strategis, jadi ini semua adalah yang kita perlu kelola, tapi kita sama-sama tahu 4% plus minus 1% adalah target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan juga disepakati BI," kata Agus.
Mantan Menteri Keuangan tersebut juga menambahkan, laju inflasi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih melambat.
"Kalau kita secara umum melihat inflasi yang dikeluarkan itu menunjukkan pengendalian inflasi yang konsisten, kalau lihat pertumbuhan ekonomi kita mengikuti semester kedua 4,7%," tukasnya.
(mkl/dnl)











































