Lagarde: IMF Sering Dianggap Pemberi Utang Saat Kondisi Mengerikan

Lagarde: IMF Sering Dianggap Pemberi Utang Saat Kondisi Mengerikan

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2015 20:59 WIB
Lagarde: IMF Sering Dianggap Pemberi Utang Saat Kondisi Mengerikan
Jakarta - Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde memastikan kedatangannya ke Indonesia untuk berbagi pandangan soal perekonomian global khususnya perekonomian kawasan regional termasuk Indonesia dalam menghadapi tekanan ekonomi global.

Lagarde menampik bahwa kedatangannya ke Indonesia terkait soal pinjaman atau utang. Ia merasa, nama IMF selalu dikaitkan dengan utang, padahal tidak demikian.

"Kita sering dikaitkan dengan pinjaman dalam situasi yang mengerikan," ungkapnya saat ditemui di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lagarde menjelaskan, pihaknya selaku lembaga keuangan internasional punya pengawasan dan penilaian terhadap situasi ekonomi masing-masing negara anggotanya.

"Kami memiliki pengawasan. Kami memberikan penilaian. Ketika saya berbicara dengan 188 anggota kami, saya mendapat banyak kritikan, dan kami harus merespons apa yang mereka butuhkan," kata Lagarde.

Terkait dengan situasi perekonomian global saat ini, menurut Lagarde, seperti negara berkembang lainnya, Indonesia perlu mencermati beberapa hal, di antaranya penurunan pertumbuhan perekonomian China, perlambatan perekonomian global, dan membaiknya pertumbuhan Amerika Serikat (AS).

"Semua itu akan berdampak pada perekonomian negara lain, termasuk Indonesia, dan Indonesia harus mengantisipasi berbagai proses perubahan ini," jelasnya.

Ia menambahkan, Indonesia mempunyai pengalaman yang cukup dalam menghadapi krisis ekonomi.

"Seperti yang terjadi pada tahun 2013. Saat ini laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tengah mengalami penurunan sampai di bawah 5%. Namun, ini tidak berlangsung permanen, asal Indonesia membangun sumber pertumbuhan ekonomi baru," katanya.

(drk/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads