"Setelah me-review (mengkaji), kami membutuhkan komisaris lama yang kosong. BTN ingin kita kembangkan lebih lanjut, maka butuh posisi komisaris," kata Rini di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2015).
Saat ini, Chandra juga pegang jabatan komisaris utama PT PLN (Persero). Namun, posisinya ini akan ditinggalkan supaya bisa menjadi komut BTN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat jajaran komisaris baru BTN di sini.
(ang/dnl)











































