Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad, saat ditemui di acara Seminar Internasional Industri Keuangan Non Bank (IKNB), di Ayodya Resort Nusa Dua, Bali, Senin (7/9/2015).
"Tentu saja berpengaruh tapi dengan kondisi permodalan yang besar semua sudah well anticipated, mungkin sedikit mengurangi laba, saya kira nggak apa-apa, tapi bank harus kerja keras," tegas dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyaluran kredit juga diperkirakan masih cukup baik, ditargetkan bisa tumbuh di level 12-13% tahun ini. Angka kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) juga masih terjaga di level 2,15% secara gross, dan 1,15% untuk NPL nett.
"Yang berpengaruh ke kreditnya hanya 12-13% NPL gross masih 2,15%, nett 1,15% masih relatif kecil ditambah modal yang memadai, bank sudah punya cadangan, kemungkinan kerugian pemberian kredit sudah di-cover, itu disebut expected lost jadi sudah kita antisipasi," terang dia.
(drk/dnl)











































