Ramai-ramai Cairkan JHT, Petugas BPJS: Maaf Sudah Penuh

Ramai-ramai Cairkan JHT, Petugas BPJS: Maaf Sudah Penuh

Angga Aliya - detikFinance
Jumat, 11 Sep 2015 11:35 WIB
Ramai-ramai Cairkan JHT, Petugas BPJS: Maaf Sudah Penuh
Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Wahid Hasyim (Foto: dok. Asep Toha)
Jakarta - Pemerintah sudah merivisi Peraturan Pemerintah (PP) soal pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Mulai 1 September 2015, peserta yang tak lagi bekerja bisa langsung cairkan JHT.

Nah, para peserta yang sudah menunggu pencairan JHT sejak beberapa bulan lalu akhirnya menyerbu kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk mencairkan JHT. Salah satunya adalah Asep, yang baru saja resign setelah bekerja 10 tahun di Jakarta.

"Awalnya saya datang ke kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan, lalu disuruh ke lantai 2. Di sana bertemu satpam dibilangin sudah penuh. Saya disuruh datang lagi tanggal 9 Oktober," kata Asep kepada detikFinance, Jumat (11/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah penuh Pak, yang masukin formulir sudah banyak," kata Asep menirukan ucapan satpam tersebut.

Pantang menyerah, Asep pun mencoba mendatangani kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di tempat lain. Tiba lah Asep di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Wahid Hasyim.

Asep pun kaget ketika melihat kantor tersebut dipadati oleh para peserta BPJS Ketenagakerjaan yang ingin mencairkan JHT. Rencana pencairan JHT Asep pun kembali ditolak.

"Penuh Pak. Kalau mau datang nanti Senin jam 4 subuh," kata salah satu petugas kepada Asep.

Asep pun diberi formulir oleh petugas untuk kemudian diisi bersama lampiran syarat-syarat lainnya. Setelah pesyaratan lengkap, nanti baru diserahkan ke kantor BPJS Ketenagakerjaan Senin depan.

"Saya juga sempat tanya kalau di kantor cabang pinggiran kayak Tangsel (Tangerang Selatan) kosong nggak, katanya malah lebih parah. Soalnya di sana banyak pabrik. Jadi masih mending yang di tengah kota," kata Asep.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads