"Sekarang sudah ada 4.000 account, targetnya bisa 15.000 penabung pelajar sampai akhir tahun ini," ujar Direktur Konsumer dan Ritel Bank Mandiri, Hery Gunardi, saat Peluncuran Mandiri Simpanan Pelajar, di Hall A Basketball, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2015).
Dia mengatakan, jumlah siswa di Indonesia cukup banyak, karena itu potensi untuk pengumpulan Dana Pihak Ketiga (DPK) melalui Simpanan Pelajar ini cukup tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, kata Hery, pihaknya sudah bekerjasama dengan 100 sekolah di Jakarta dan ditargetkan bisa menggandeng lebih banyak sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia. Dengan begitu, porsi DPK akan semakin tinggi.
"Porsi CASA (rasio dana murah terhadap simpanan/current account saving account) sampai akhir tahun terhadap total DPK 68%, naik, tahun lalu 63-65%. Total tabungan kita ada Rp 220 triliun. Simpanan Pelajar ini kontribusi ke CASA belum bisa dilihat. DPK memang kita rebutan juga. Yang penting bukan uangnya saja, edukasi usia dini belajar menabung," pungkasnya.
(drk/dnl)











































