Bank asal Malaysia ini akan mendukung pembiayaan proyek infrastruktur yang diprogram pemerintah hingga tahun 2019. Maybank Indonesia menyalurkan pembiayaan infrastruktur sekitar 20% dari portofolio kredit.
"Komitmen pembiayaan, Maybank terus bertumbuh. Kalau besaran komitmen kami nggak ada target khusus," kata Presiden Direktur Bank Maybank Indonesia Taswin Zakaria saat acara Invest ASEAN 2015 di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (6/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Maybank Indonesia telah melakukan dukungan pembiayaan di sektor pembangkit listrik, bandara, jalan tol hingga maskapai.
"Ada pembiayaan smelter, ada pembiayaan airport, kelistrikan dan transportasi," ujarnya.
Maybank Indonesia, kata Taswin, juga memiliki fokus bisnis mendukung dan bersinergi dengan BUMN yang menerima penugasan pengembangan infrastruktur pemerintah.
"Tahun lalu dan tahun ini masih ada global sukuk (Garuda). Ada BUMN lain juga, kami bantu pembiayaan untuk pengembangan infrastruktur," imbuhnya.
(feb/drk)











































